|
Analisis Tulisan Tangan dengan Grafologi Terus Diminati |
|
Ditulis Oleh Newsroom
|
|
Senin, 29 Juni 2009 |
Talkshow-talkshow mereka sejak awal memang selalu mendapat sambutan
yang meriah dari pengunjung. Termasuk di Pesta Buku Jakarta tahun lalu.
Dalam psikotes untuk seleksi masuk kerja, Grafologi menjadi alat
menganalisis kepribadian orang terutama lewat cara grafis. Masih ingat
saat Anda disuruh untuk menggambar pohon, rumah, dan orang? Itulah
bagian dari fungsi Grafologi. Di bidang penyelidikan kasus kejahatan,
Grafologi juga berperan penting, termasuk dalam ilmu kedokteran.
Menurut Ihsan, di dunia pendidikan, grafologi bisa digunakan untuk
mendeteksi problema yang sedang dialami peserta didik ataupun dalam
mengukur kecerdasan si anak. Bahkan di ranah praktek terapi psikis,
grafologi dapat pula dijadikan sebagai salah satu metode terapi atau
rehabilitasi.
Sementara itu, di panggung stan Kelompok Agromedia itu, analisis
Grafologi digunakan untuk menganalisis kepribadian dan psiko-sosial
seseorang. Maka tak heran bila banyak pengunjung yang tertarik dan
menyediakan dirinya dianalisis.
Dalam Grafologi, konten tulisan tidak masuk dalam kategori analisis.
Goresan, tebal-tipis, dan konsistensi ruang, serta tekanan emosi
seseorang saat menulis, biasanya digunakan sebagai alat analisis.
Sepertinya analisis tulisan tangan dengan Grafologi terus diminati.
Salah satu terlihat dari hasil penjualan buku Menguak Rahasia Tulisan
Tangan dan Tanda Tangan yang mengalami cetak berulang kali.
Dalam buku Menguak Rahasia Tulisan Tangan dan Tanda Tangan, Anda juga
akan melihat bagaimana ilmu Grafologi itu bekerja. Serta contoh-contoh
hasil analisis melalui Grafologi dan cara-cara menganalisis tulisan
tangan seseorang.
|