Rubrik ini
terbuka untuk umum. Siapa pun yang ingin bertanya masalah hukum, silakan e-mail ke
This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
Disclaimer: Tujuan Tanya Jawab Hukum hanya sebatas pengetahuan umum
dan tidak dianggap sebagai nasihat dari pakar hukum. Informasi yang
ditampilkan tidak bersifat rahasia.
Buku Pintar Perizinan dan Pengurusan Dokumen
Rp39 500
Panduan Menjadi Sekretaris Profesional
Rp20 000
Pertempuran 10 November 1945
Rp35 000
Mengenal dan Memilih Pekerjaan
Rp22 000
Diskusi Tionghoa Dalam Cengkeraman SBKRI
Written by Newsroom
Tuesday, 16 September 2008
Mengapa surat bukti
kewarganegaraan Republik Indonesia masih saja menjadi masalah, padahal sudah
dihapuskan dan sudah dikeluarkan undang-undang kewarganegaraan yang baru?
Bagaimana sejarah SBKRI? Bagaimana solusinya dan bagaimana warga negara Indonesia
etnis Tionghoa harus menghindari sekaligus menghadapinya?
“Buku
wajib” bagi masyarakat Indonesia etnis Tionghoa ini mengupasnya secara tuntas
dan up tu date. Karenanya, buku ini
layak dijadikan panduan bagimasyarakat
etnis Tionghoa, LSM, dosen, serta para birokrat dan lembaga pemerintah yang
berhubungan langsung dengan masalah SBKRI dan kewarganegaraan.
Diskusi Tionghoa Dalam Cengkeraman SBKRI
Buku Karya: Wahyu Effendi &
Prasetyadji
Di Gedung CSIS,
Jl. Tanah Abang 3 No. 27, Jakarta Pusat
Tanggal Senin, 22
September 2008, Pk. 16.00—18.30 WIB
Bersama:
Prof. Dr. Juwono
Sudarsono, Guru
Besar Universitas Indonesia
Slamet Effendy
Yusuf, SH, Ketua
Badan Kehormatan DPR RI
Harry Tjan
Silalahi, SH, Pendiri
Centre for Strategic and International Studies (CSIS)
Mohammad Sobary,
Budayawan
KH Said Aqiel
Siradj, Ulama,
Pendiri Gerakan Perjuangan Anti Diskriminasi (GANDI)
Trias
Kuncahyono,
Wapemred Kompas
Indradi Kusuma,
SH, Institut
Kewarganegaraan Indonesia
VISI MEDIA
Jl. H. Montong No. 57 Ciganjur-Jagakarsa Jakarta Selatan 12630 Phone: 021 788 83030 Fax: 021 727 0996