|
Kaya dari Bisnis Sistem Cendol dan Botol |
|
Written by Newsroom
|
|
Monday, 26 May 2008 |
Menurut Gibb, kewirausahaan adalah tentang bagaimana orang atau
organisasi menciptakan dan melaksanakan ide-ide dan cara baru dalam
melakukan sesuatu hal, serta melakukan respon secara proaktif terhadap
lingkungan, dengan demikian dia mampu menjadi pendorong perubahan.
Demikian Allan Gibb, Ketua Small Business dari Universitas Durham,
Inggris mengungkapkan bahwa kesalahan utama dari sistem pendidikan
adalah tidak memberikan bekal yang memadai kepada setiap muridnya untuk
berani mengambil resiko dalam membuka usaha.
Kritik Gibb dalam sistem pendidikan ini dikutip Kentos R. Artoko dalam
bukunya Kaya dari Bisnis Sistem Cendol dan Botol, yang baru saja
diterbitkan Visimedia. Seperti dikatakan oleh banyak motivator dalam
maupun luar negeri bahwa keberanian mengambil resiko memang diperlukan
dalam memulai sebuah usaha. Dan benar sekali, seringkali pelajaran soal
keberanian untuk mengambil resiko tidak ditemukan di bangku sekolah.
Keberanian mengambil resiko biasa kita simak hari kisah-kisah kenekadan
para pebisnis sukses.
Lalu dari manakah mental para penguasa itu dibangun? Sekali lagi
jawabannya hanya dengan memulai sebuah keberanian. Keberanian untuk
memulai, keberanian untuk memakai intuisi, keberanian untuk proaktif,
keberanian untuk membuka diri, membangun jaringan dan relasi. Poin-poin
ini dibahas dalam bab Memperlakukan Bisnis seperti Bermain.
Kemudian apa hubungan buku ini dengan cendol dan botol? Istilah cendol
berarti cermat menggunakan dana orang lain. Dan botol berarti bantuan
oleh tenaga orang lain. Nah, dengan memanfaatkan rumus cendol dan botol
ini diharapkan usaha Anda lebih berkembang dan terarah. Beragam jurus
lainnya yang menggugah minat berbisnis seperti berpikir positif,
networking, manajemen berhutang, dan lainnya bisa Anda simak dalam buku
ini. Selain itu, buku ini juga dibahas cara menciptakan produk baru,
memperluas kegiatan, cara berinvestasi yang tepat, dan sebagainya.
|