|
Memilih Permainan yang Tepat untuk Anak |
|
Ditulis Oleh Newsroom
|
|
Jumat, 06 Maret 2009 |
Berapa
jam dalam sehari Anda bisa mendampingi anak? Barangkali pilihan ini
sulit bagi orang tua yang keduanya sama-sama bekerja di kantor. Waktu
berinteraksi dengan anak pun terbatas dan pendek sekali. Anak lebih
kerap bertemu babysitter atau mungkin sang nenek dan kakek. Namun
menyediakan waktu luang untuk anak tetap menjadi agenda yang wajib
betapa pun sempit waktunya.
Menyediakan waktu luang untuk anak adalah perlu dan penting bagi orang
tua. Orang tua tidak saja memberikan mainan, tapi juga perlu
menyediakan mainan yang tepat serta pendampingan. Keterlibatan orang
tua misalnya dengan mendemonstrasikan cara bermain Lego. Lego adalah
mainan yang bagus untuk membangun perhatian dan konsentrasi. Namun,
bila Anda meninggalkan anak sendirian dengan satu set Lego, ia akan
memainkan seenaknya (menurut perkiraannya). Pendeknya, orang tua
memerlukan keterlibatan khusus dan bimbingan untuk anak.
Cara lain, orang tua bisa mendampingi anak menggambar, yang akan membantu membangun perhatian dan konsentrasi dan menambah
keterampilan penglihatan. Orang tua harus memilih mainan-maian yang
membutuhkan anak untuk tetap diam dan duduk untuk beberapa lama. Orang
tua harus menyeleksi mainan yang membutuhkan penglihatan pancaindera,
mainan itu dapat disentuh, didengar, dan dilihat.
Bagaimana dengan video games? Secara instan video kurang dapatmembangun
perhatian dan konsentrasi, hasilnya hanya dalam naik turun dari
perhatian dan konsentrasi. Permainan ini hanya butuh
kecepatan--menggerakkan gambar pada layar yang tidak membutuhkan
konsentrasi atau berpikir. Anak hanya membuat aksi yang mekanis saja.
Ini menyenangkan tapi tidak menyebabkan belajar. Sedangkan mainan
seperti Ludo, Lego, Karambol, merangsang anak untuk berpikir dan
menggunakan imajinasi.
Selanjutnya, inspirasi dari ruang psikologi anak, bisa Anda simak dalam
buku 12 Permainan untuk Meningkatkan Intelegensi Anak. Buku ini
mengulas soal intelegensi anak secara teoritis dan praktis dalam ranah
psikologi. Buku yang diterbitkan Visimedia ini, disusun dalam bahasa
yang mudah dan popular.
(artikel di atas disarikan dari indiaparenting.com)
gambar dari http://www.gravestmor.com/strips/esche-lego.jpg
|